PENAWARAN PENDIDIKAN DALAM ORGANISASI
Organisasi diartikan sebagai
perkumpulan sekelompok orang yang memiliki tujuan bersama yang diatur secara sistematis
dan memiliki struktur. waktu dewasa ini organisasi sangat diharapkan dapat
membantu dalam pembentukan karakter manusia yang berperadaban. Beriringan dengan
permasalahan yang muncul masa ini yang sangat kompleks, terutama dalam
permasalahan perbedaan suku, budaya, pemikiran dan bahkan persoalan agama
(keyakinan), tentunya organisasi sudah seharusnya ikut berpartisipasi dalam hal
tersebut.
Sayyidina Ali bin
Abi Thalib mengatakan “kebenaran yang tidak diorganisir dapat dikalahkan
oleh kebatilan yang diorganisir” perkataan ini mengingatkan kita akan pentingnya
berorganisasi dan sebaliknya bahayanya suatu kebenaran yang tidak diorganisir
melalui langkah-langkah konkrit dan strategi-strategi yang mantap. Maka tidak
ada garansi bagi perkumpulan yang menggunakan suatu identitas apapun dalam memenangkan sebuah kontestasi jika tidak
adanya penguatan dalam manajemen keorganisasian.
Pentingnya organisasi
dalam pembentukan karakter manusia terutama kaum muda, dapat diinterpretasikan
melalui kegiatan-kegiatan yang diagendakan dalam sebuah organisasi tersebut. Adanya
pelatihan-pelatihan dasar yang bersifat formal, informal ataupun non-formal
biasanya diberikan penguatan-penguatan materi dasar keagamaan dan kebangsaan
yang kemudian dilanjutkan dengan adanya follow-up diwaktu mendatang. Hal itu merupakan salah
satu bentuk usaha yang dilakukan oleh organisasi dalam keikutsertaannya
terhadap pembentukan karakter manusia.
Dalam berorganisasi
bukan melulu ditawarkan persoalan keorganisasian dan atau manajemen
berorganisasi saja. Jauh dari itu, dengan sadar ataupun tidak organisasi
mengajarkan kepada anggotanya persoalan-persoalan kemanusiaan. Salah satu
bentuk kegiatan dalam organisasi yang mengajarkan arti kemanusiaan misalnya
dalam kegiatan bakti sosial, pengawalan terhadap birokrasi pemerintahaan dll. Hal
demikian merupakan sebuah penawaran pendidikan yang dilakukan oleh organisasi
dalam pembentukan karakter manusia yang pencapaiannya adalah bagaimana bisa
memanusiakan manusia.



